Caraku Menjadi Dewasa



Umur 19 tahun. Bisa kurang dan  bisa lebih. Pada kisaran umur tersebut banyak yang bertanya-tanya,  "Bagaimana cara menjadi dewasa?" 

Setiap orang memiliki caranya sendiri untuk menjadikan dirinya lebih dewasa. Ada yang berawal dari patah hati, ada yang berawal dari kegagalan, dan ada yang berwal dari hinaan. Semuanya berawal dari hal negatif, tapi tidak ada yang salah karena pada akhirnya mereka membantumu menjadi lebih baik dan lebih dewasa.

Caraku menjadi dewasa cukup sulit dan melelahkan bagiku, tapi bisa saja ini cara termudah bagi beberapa orang. Caraku menjadi dewasa adalah dengan belajar. Semenjak kelas 12 sma, aku berlajar menjadi dewasa. Aku belajar untuk mempersiapkan dan menerima. terlihat sederhana, tapi sulit bagiku untuk menerapkannya.

Belajar menjadi dewasa adalah pembelajaran sulit karena aku tidak bisa mendapatkan nilai sempurna untuk pembelajaran ini. Merasakan takut, sakit, gelisah, bahkan tidak berani untuk keluar dari zona nyaman. Akan tetapi, aku sadar bahwa ketika aku menyelimuti diriku dengan hawa negatif, dunia tidak peduli bahkan meninggalkanku. Dunia berjalan seperti biasa. Dingin. Tak peduli bahwa salah satu penghuninya mengalami kesulitan. Akhirnya, aku mencoba menguatkan diriku sendiri. Aku mencoba menyelimuti diriku dengan hawa positif dengan selimut yang lebih besar. Berat memang. Akan tetapi, siapa yang sangka bahwa selimut berat ini bisa membuatlku terlihat gagah. Aku pun mulai berjalan bersama dunia. Meskipun terjatuh karena selimut berat ini, aku tetap bisa bangkit dan berjalan lagi. Aku tidak memiliki waktu untuk diam karena dunia dan waktu juga tidak diam.

Jika aku berusaha dengan dengan giat, aku harap dapat beristirahat dengan tenang di surga nanti. 

Komentar

Postingan Populer